carsforless.net – Kalau dilihat kelahirannya, Nisaan GT-R memang punya kaitan erat dengan Nisaan Skyline. Tapi cuma dari sisi garis keturunan dan sejarah. dari platfrom, bisa dibilang Nissan GT-R adalah sportscar yang betul-betul baru, sekarang sudah lepas dari Skyline.
Nissan GT-R sendiri bukan nama yang asing di kalangan enthusiast. Baru-baru ini, mencuat lagi setelah kecelakaan fatal yang menewaskan wakil jaksa agung Dr. Arminsyah sabtu lalu (4/4). The Godzilla yang almarhum kemudikan menghantam dinding pembatas dan hangus terbakar di tol jagorawi. Kejadian tersebut melayangkan kembali ingatan penulisan pada the monster yang pernah mengemparkan jagat motorsport dan sportscar dunia.
Nissan GT-R dihasilkan pabrik Nissan di Tochigi yang direkayasa sebagai high-performance car sekaligus grand tourer. Diproduksi untuk menggantikan Nissan Skyline GT-R yang sudah dihentikan produksi tahun 2002. jadi keduanya memang memiliki hubungan sejarah dalam lineup sportscar pabrikan yokohama ini. Artinya kalau kita bicara soal GT-R, merunutnya dari Skyline.

The Living Lengend pertama kali diperkenalkan tahun 1957 dan dibuat oleh prince motor Company asal jepang. Produksi Prince Skyline hanya berumur 10 tahun sampai tahun 1967, waktu Prince melakukan merger dengan Nissan. Tadinya Skyline merupakan mobil mewah 4 pintu, bukan sportscar seperti sekarang. setelah prince dan Nissan marger, baru berevolusi menjadi sportscar. Kini Skyline dikenal sebagai kendaraan yang cukup berpengaruh atas kelahiran GT-R.
Prince Skyline pertama diperkenalkan tahun 1987, tapi baru dijual ke publik pada 1961. model yang tersedia adalah sedan empat pintu dan station wagon lima pintu dengan mesin GA-30 1.5L. Sedangkan Skyline versi belapnya dengan nama GT Skyline diproduksi tiga tahun kemudian, 1964. Produksi GT Skyline menandai shifting skyline dari sedan ke mobil balap.

-
Nissan Skyline 2000 GT-R Hakosuka (KPGC10)
Merunut darah GR-R, tak bisa tanpa memasukkan Skyline 2000 GT-R kelahiran 1969. Inilah buyut GT-R sesungguhnya dan sangat akrab dipanggil hakosuka. Terlahir dalam kode PGC10, lalu dibekali mesin $20 enam silinder segarus berkapasitas 2,0 liter. Tenaga 160 hp dengan torsi 177 Nm memasuki teritori mobil kencang pada era itu. Model dua pintu dengan logo GT-R baru muncul menjelang berakhirnya masa edar pada 1971, dengan kode internal KPGC10.
-
Nissan Skyline 2000GT-R (KPGC110)
Jika Hakosuka begitu mempesona, justru kelanjutannya kurang beruntung. Skyline 200GT-R kelahiran 1973 dengan nama pendek Kenmeri, sepi peminat kala itu. Sebabnya, terlahir bertepatan krisis energi yang melanda dunia. Padahal desain coupe 2 pintu makin seksi mirip muscle car Amerika. Performa tak kalah hebat dibanding Hakosuka. Dibekali mesin S20, disk brake di keempat roda dan suspensi semi-trailing arm. Jumlah produksi hanya 197 unit. Ekistensinya amat langka, sehingga banyak diincar kolektor kelas kakap.

-
Nissan Skyline GT-R R32
Satu dekade lebih tak ada model baru, R32 mempelopori kembali kelahiran generasi GT-R pada tahun 1989. Saat itu pabrikan merasa Skyline sudah melewati ragam tahapan sehingga menjadi performance car terkenal. Jantung pacunya memakai mesin enam silinder segaris RB26DETT dengan penggerak AWD. Mesin menyemburkan tenaga standar 276 hp ini masih populer hingga sekarang. Mudah dioprek dan ditingkatkan lagi kemampuannya.
-
Nissan GT-R R33
Skyline GT-R R33 mulai diluncurkan Januari 1995 dengan mesin sama RB26DETT. Namun sebelum diperkenalkan, memulai debut sebagai prototipe di Tokyo Motor Show 1993. Pabrikan mengklaim kendaraan ini lebih kencang, lebih stabil dan lebih fun-to-drive dibandingkan R32. Klaim tersebut diamini konsumen dan sejumlah pembalap. Yang membuatnya lebih kencang karena bodynya dibuat lebih stiff, distribusi bobot dibuat lebih baik dan presisi lagi. Traction control juga dioptimalkan dengan didukung oleh sistem 4WD terbaru “ATTESA E-TS PRO”.

